Sebelum menggunakan pupuk organik, terutama dalam bentuk cair, Anda harus mengetahui terlebih dahulu jenis pembuatannya. Ada 2 jenis cara membuat pupuk organik cair dari limbah rumah tangga ini, yaitu (1) dilarutkan atau diencerkan ke dalam udara dan (2) difermentasikan dengan organisme hidup.

Limbah rumah tangga menjadi salah satu penyumbang polusi yang cukup besar. Hampir setiap hari, rumah-rumah tangga menghasilkan limbah, seperti sisa sayuran, makanan yang sudah basi, sisa dari memasak, plastik pembungkus, botol-botol bekas, popok bayi, dan masih banyak lagi.

Tetapi sayangnya, tidak semua limbah tersebut dapat dimanfaatkan sehingga dapat mengurangi jumlah limbah yang dibuang.

Salah satu contoh pemanfaatan limbah rumah tangga adalah membuatnya menjadi pupuk organik. Untuk membuat pupuk organik, baik dalam bentuk cair maupun padat, Anda harus menggunakan limbah yang berasal dari sisa hewan dan tumbuhan.

Kelebihan Pupuk Organik Cair

Dalam bidang pertanian, terdapat 2 jenis pupuk yang biasanya digunakan, yaitu pupuk anorganik dan pupuk organik. Meskipun demikian, penggunaan pupuk anorganik lebih banyak mendatangkan kerugian, seperti menghilangkan unsur mikro tanah, menjadi penyebab polusi air dan udara, berkontribusi dalam perubahan iklim, serta meningkatkan keasaman tanah.

Untuk menghindari kerugian-kerugian tersebut, Anda dapat beralih menggunakan pupuk organik cair dari sisa hewan dan tumbuhan yang mengalami pembusukan serta mengandung unsur hara majemuk. Adapun kelebihan dari pupuk ini adalah:

  • Dapat mencegah pertumbuhan mikroba pengganggu karena kandungan alkoholnya berguna untuk sterilisasi.
  • Dapat menumbuhkan bunga dan proses tumbuhnya serentak. Hal ini dikarenakan pupuk organik cair mengandung hormon yang dapat merangsang pertumbuhan bernama asam giberelat (GA) atau giberelin.
  • Lebih ramah terhadap lingkungan dan harganya jauh lebih bersahabat.
  • Memiliki sifat mengikat sehingga tanaman dapat langsung menggunakan pupuk untuk tumbuh.
  • Tidak merusak tanaman dan tanah meskipun sering digunakan.

Cara Membuat Pupuk Organik Cair Dari Limbah Rumah Tangga

Jika memiliki limbah rumah tangga dari hewan dan tumbuhan dalam jumlah yang cukup banyak, Anda dapat memanfaatkannya untuk membuat pupuk organik cair. Berikut adalah cara membuat pupuk organik cair dari limbah rumah tangga.

  1. Siapkan peralatan yang diperlukan, seperti 2 ember plastik dengan tutupnya, kantong plastik, dan wadah.
  2. Siapkan juga bahan-bahan yang diperlukan, seperti air bersih, cairan em4, gula pasir atau tetes tebu, dan limbah organik rumah tangga.
  3. Setelah peralatan dan bahan siap, cincang limbah yang sudah dimasukkan ke dalam wadah.
  4. Lubangi kantong plastik kurang lebih 1 cm untuk sirkulasi udara.
  5. Larutkan gula pasir atau Anda dapat menggunakan tetes tebu untuk mengaktifkan cairan em4.
  6. Campurkan hasil cincangan limbah, air gula atau tetes tebu, dan cairan em4 hingga rata di dalam salah satu ember plastik.
  7. Pindahkan campuran tersebut ke dalam kantong plastik yang sudah dilubangi.
  8. Masukkan kantong ke dalam ember plastik dan tambahkan air bersih.
  9. Ikat ujung kantong, tutup ember plastik, dan diamkan sekitar 3 minggu.
  10. Setelah 3 minggu, buka ember dan angkat kantong plastiknya, kemudian tiriskan.

Dalam pembuatan pupuk tersebut, Anda sebenarnya akan mendapatkan 2 jenis pupuk, yaitu pupuk padat yang ada di dalam kantong plastik dan pupuk cair dari hasil penirisan. Sebelum digunakan, Anda harus menyaring pupuk cairnya terlebih dahulu.

Pembuatan pupuk organik cair ini dikatakan berhasil jika saat ember dibuka, tidak tercium bau busuk.

Meskipun cara membuat pupuk organik cair dari limbah rumah tangga tergolong cukup mudah, Anda tidak dapat langsung menggunakannya. Pupuk harus diencerkan terlebih dahulu dengan perbandingan 1 liter pupuk cair dan 10 liter air, barulah dapat disemprotkan ke tanaman sayur atau tanaman buah Anda.

Cara Membuat Cairan EM4

Salah satu bahan yang diperlukan dalam pembuatan pupuk organik cair adalah cairan em4. Jika kesulitan untuk mendapatkannya, Anda dapat membuat cairan ini di rumah dengan cara berikut.

  1. Campurkan air dengan tape atau buah-buahan busuk.
  2. Masukkan campuran tersebut ke dalam botol bekas.
  3. Tambahkan gula pasir sebanyak 5 sendok makan.
  4. Tutup botol hingga rapat.
  5. Kocok botol hingga isinya hancur dan tercampur secara rata.
  6. Buka tutup botol.
  7. Diamkan sekitar 3 hari.

Itulah cara membuat pupuk organik cair dari limbah rumah tangga. Dengan begitu, Anda turut menjaga kelestarian lingkungan. Nah, apakah Anda tertarik untuk mencobanya?