Cara Memelihara Ikan Discus, Sesulit Itukah?

Ikan discus bisa jadi adalah salah satu favorit hobiis ikan hias diseluruh dunia, warnanya cakep dan jenisnya banyak banget. Namun banyak orang takut memeliharanya karena ikan ini terkenal sulit dipelihara, benarkah begitu? Gimana sih cara memelihara ikan discus yang baik dan benar?

Cara memelihara ikan discus sebenarnya sama saja dengan ikan hias lainnya, yakni makanan yang bagus, parameter air yang sesuai, serta penanggulangan penyakit yang tepat. Cuman bedanya, ikan discus cenderung lebih intensif saja perawatannya.

Nah, intensif inilah yang orang awam mengartikannya sebagai sulit, kalau dibanding memelihara ikan cupang atau lele ya jelas lebih susah miara ikan discus lah, sejauh langit dan bumi…

Point2 Cara Memelihara Ikan Discus.

Ok, sebelum kita bahas lebih detail tentang bagaimana cara memelihara ikan diskus yang baik, mari kita kenalan dulu sama ikan favorit semua orang ini.

Ikan discus, dinamain seperti ini karena bentuk tubuhnya yang menyerupai disc atau cakram, alias bundar gepeng. Boleh sih dinamain ikan piring, namun anda bakal diketawain orang sedunia karena keluguan anda…

Ikan ini aslinya berasal dari sungai amazon dan beberapa anak sungainya di Brazil sana, daerah-daerah ini mengalami perubahan tinggi air yang ekstrim akibat banjir musiman, makanya ikan discus lebih senang berada di dekat pohon tumbang atau akarnya yang terendam air.

Ikan discus bisa hidup sampai umur 15 tahun, namun pada umumnya masa hidup mereka di sekitaran 10 tahunan saja. Mereka suka berenang dikedalaman tengah, kadang2 saja naik kepermukaan atau kedasar akuarium kalau sedang cari makanan.

Ikan ini sifatnya cinta damai dan suka bergerombol. Namun secinta2 damainya dia, ikan discus ini adalah dari golongan ikan Chiclids, jadi ya masih ada juga agresifnya kalau sedang rebutan teritori atau pada musim kawin.

1. Ukuran Tank dan Habitat Ikan Discus

contoh akuarium ikan discus

Ikan discus bisa tumbuh lumayan besar, maksimal dia bisa tumbuh sampai diameter 12 – 17 Cm, makanya dia butuh akuarium yang berukuran cukup besar pula. Minim ukuran akuarium yang diperlukan untuk memelihara ikan discus adalah Panjang 120 x Lebar 45 x Tinggi 50 cm.

Perlu diperhatikan ketinggian akuarium jangan kurang dari 50 Cm, karena bentuk badan discus yang bunder gitu, dia perlu space vertikal yang lebih banyak dibanding ikan yang bentuknya lonjong atau memanjang.

Dengan ukuran diatas, anda bisa memelihara maksimal 7 ekor ikan discus didalamnya, bisa sih lebih banyak, namun resiko kegagalan juga bakalan lebih banyak.

Banyak pertanyaan yang muncul di internet, “bisakah ikan discus dipelihara sendirian”, jawabannya ya bisa saja sih, namun tidak ideal karena dia pada dasarnya ikan yang bergerombol.

Untuk memfasilitasi kegiatan bergerombolan mereka, dekorasi atau habitatisasi dalam akuarium juga harus mendukung, paling tidak semirip mungkin sama habitat asli mereka lah.

Anda bisa meletakkan drift wood, atau kayu hiasan akuarium dengan tanaman air berdaun lebar untuk mereka nongkrong. kalau dasar akuarium kasih saja kerikil kecil yang halus, pakai pasir butiran kasar juga boleh, biar mirip sungai atau rawa lah pokoknya

Kalau bisa, sebisa mungkin ding, kasih heater. Dihabitat aslinya sana dia kan dihutan tropis, yang panas, jadi ikan discus akan lebih nyaman kalau berada pada air yang bersuhu 27 – 30 derajat celcius. Jangan lupa kasih aerasi yang cukup, karena panas air cenderung mengurangi kadar oksigen terlarut dalam air.

Oiyha, kalau misal anda sudah punya akuarium ukuran diatas, lalu mau pelihara discus, sebisa mungkin beli 10 -12 ekor ikan remaja, lalu biarkan tumbuh bersama. nah kalau sudah besar, akan kelihatan mana ikan yang agresif dan yang cinta damai, pisahkan yang agresif, jual kek, dan keep yang kalem2, sisain 6 ekor saja ikan kalemnya.

2. Makanan Ikan Discus

makanan ikan discus burger

Kalau mau tau cara memelihara ikan discus, kita harus tau makanan apa yang diperlukan oleh ikan discus. Pada dasarnya ikan discus adalah omnifora, namun lebih condong ke pemakan tumbuhan.

Ada 4 jenis makanan ikan discus yang bisa kita berikan pada dia. Berikut penjelasan singkatnya.

  • Makanan kering, ini yang paling praktis dan mudah aplikasinya. Ada banyak merk makanan ikan diskus yang beredar dipasaran, salah satunya adalah tetra bits, bio gold, aqua life, dll
  • Cacing, pada habitat aslinya, ikan discus juga makan cacing yang hidup didasar sungai atau rawa. Kita bisa sesekali memberikan cacing darah, baik dalam bentuk hidup, frozen, maupun yang kering. Selain cacing darah, cacing sutra juga bagus juga untuk makanan discus
  • Artemia, pakan ini mungkin lebih khusus untuk burayak ya, meskipun ikan dewasa juga pasti mau sih. Artemia tinggi protein yang penting untuk pertumbuhan burayak, serta ukurannya yang kecil pas dengan mulut burayak ikan discus.
  • Jantung sapi, banyak dipakai oleh peternak ikan discus karena tinggi protein dan lemak, serta mudah penyajiannya setelah dibikin burger. Bukan burger yang itu ya, ini istilah dalam dunia discus atas makanan yang dibuat dari campuran beberapa bahan, termasuk jantung sapi, yang diblender sedemikian rupa.

Khusus untuk burger discus, ada banyak formula yang dipakai oleh pembudidaya ikan discus, berikut salah satu resep yang bisa anda coba.

  1. Sediakan satu buah jantung sapi utuh, buang lemak2 yang berlebihan, kemudian cincang sampai halus.
  2. 14 ekor udang besar, kupas kulitnya dan cincang sampai halus.
  3. 1 buah wortel dan 3 kepala brokoli, kukus dan cincang sampai halus.
  4. Seikat bayam, rebus sebentar, lalu cincang sampai halus.
  5. aduk rata semua bahan, lalu bagi menjadi porsi makan sehari, taruh ke dalam plastik lalu pipihkan, kemudian bekukan. Ambil tiap hari atau sesuai kebutuhan.

Selang seling pemberian makanan discus, jangan monoton tiap hari itu2 saja, seimbangkan pemberian pakan hidup dan frozen serta pakan kering supaya pertumbuhan dan warna ikan discus anda maksimal.

3. Perawatan Air

air akuarium ikan diskus

Kalau anda mau tau cara memelihara ikan discus, maka anda harus tau bagaimana memelihara air untuk ikan discus. Keberadaan filter yang bekerja maksimal mutlak diperlukan, dan juga perawatan harian serta mingguan juga wajib hukumnya.

Untuk perawatan harian, anda hanya perlu mengawasi pemberian pakan, jangan sampai overfeed yang berakibat sisa pakan berubah jadi amonia, jangan pula underfeed yang bikin ikan anda kelaparan. Awasi juga gerak gerik ikan anda, apakah ada yang tidak normal, jangan sampai telat…

Kalau perawatan mingguan adalah dengan cara water change, 25% WC sudah cukup kalau filter anda bekerja dengan maksimal, penyedotan dasar akuarium serta pembersihan media filter mekanis wajib dilakukan per minggu.

Anda juga disarankan memakai heater untuk air ikan discus, air yang hangat membuat ikan sehat dan kuman2 tidak bahagia. Pakai ukuran sesuai dengan kapasitas akurarium anda.

Untuk menjaga parameter air ikan discus agar sedekat mungkin dengan habitat alaminya, anda mungkin bisa mempertimbangkan untuk membeli alat test air. Cari yang buat nge test PH dan nge test water hardness, di tokopedia dan online store banyak kok.

4. Penyakit Ikan Discus

Pengetahuan tentang penyakit dan penanganannya adalah hal yang krusial kalau kita bicara tentang cara memelihara ikan discus, ikan ini rentan terhadap kualitas air yang jelek, jadi gampang kena penyakit kalau anda lengah.

Penyakit ikan discus ada banyak, akan terlalu panjang kalau digabung dalam satu artikel, kami tulis satu artikel yang khusus membahas penyakit ikan discus supaya pembahasan bisa lebih detail.

Kesimpulan.

Ikan discus memang bukan untuk penghobi pemula, perlu pengalaman yang cukup untuk bisa memelihara ikan discus. Namun kalau sudah tau parameternya, ikan discus sangat layak untuk dipelihara.

Informasi apa lagi tentang cara memelihara ikan discus yang kira2 belum lengkap dibahas disini, silahkan tinggalkan komentar dibawah ya. Terima kasih

Leave a Reply

%d bloggers like this: