Sebuah Pencarian Ketenangan
Perkenalkan, saya Zulham Efendi.
Di tengah kesibukan sehari-hari di Jepara, saya menemukan jeda dari dua hal sederhana: merawat kolam koi dan menyeduh kopi di rumah. Keduanya menjadi ritual harian saya untuk melambat dan mengambil jeda dari dunia yang bergerak begitu cepat.
Awalnya, kedua hobi ini terasa seperti dua dunia yang terpisah. Namun seiring waktu, saya menyadari ada sebuah benang merah yang sama. Keduanya mengajarkan saya tentang pelajaran yang paling berharga: seni kesabaran dan keindahan dalam sebuah proses.
Lahirnya KopiDanKoi.com
KopiDanKoi.com lahir dari keinginan sederhana untuk mendokumentasikan dan berbagi perjalanan ini. Saya percaya, di luar sana banyak orang seperti saya yang juga mencari jeda, mencari cara untuk menciptakan ruang ketenangan mereka sendiri di tengah hiruk pikuk kehidupan.
Website ini adalah catatan pribadi saya, sekaligus sebuah undangan terbuka bagi Anda. Ini bukan tentang menjadi seorang master bersertifikat, melainkan tentang menjadi seorang praktisi yang jujur—yang belajar dari kegagalan merawat ikan pertama hingga merasakan kepuasan dari secangkir V60 yang diseduh dengan sempurna.
Apa yang Saya Bagikan di Sini?
Di sini, saya berbagi semua yang telah saya pelajari melalui pengalaman pribadi. Anda akan menemukan:
- Di Dunia Koi: Catatan dan pengalaman saya dalam seni merawat “permata hidup”, mulai dari membangun ekosistem kolam yang sehat hingga memahami keindahan setiap varietasnya.
- Di Dunia Kopi: Eksplorasi saya dalam laboratorium rasa, membedah teknik seduh manual, dan mengulas berbagai biji kopi nusantara yang menakjubkan.
- Di Gaya Hidup & Inspirasi: Ide-ide saya tentang bagaimana kedua dunia ini bertemu, menciptakan sebuah gaya hidup yang lebih tenang dan penuh makna.
Mari Terhubung
Ini adalah sebuah perjalanan personal, dan saya akan sangat senang jika Anda mau ikut serta. Jangan ragu untuk meninggalkan komentar, berbagi pengalaman, atau sekadar menyapa. Mari kita belajar dan menikmati seni ini bersama.
Terima kasih telah singgah.
Salam hangat dari Jepara,
Zulham Efendi