Sambil liatin koi receh saya berenang dikolam kecil dibelakang rumah, saya bertanya dalam hati…gimana sih caranya biar ikan koi recehan saya ini bisa tumbuh jadi ikan koi jumbo kayak yang ada di Jepang.

So…we do a research, biasa…di internet. Dan ada satu video dari salah satu breeder ikan koi di Jepang yang menarik perhatian saya. Dia mengulas tentang cara memelihara ikan koi agar pertumbuhannya bisa jadi maksimal.

Berikut adalah 11 faktor yang bisa mempengaruhi pertumbuhan ikan koi untuk jadi jumbo.

  1. Faktor Makanan dan Nutrisi
  2. Sehari 6 kali Makan (sesuai porsi)
  3. Kualitas Air
  4. Ganti Air
  5. Suhu Air
  6. Faktor Genetik
  7. Ukuran dan Populasi Kolam
  8. Kadar Oksigen
  9. Faktor Usia
  10. Jenis Kelamin
  11. Arus Air

Menarik, karena tidak semua informasi yang mainstream dia setujui, dan itu dengan alasan yang sangat logis dan masuk di akal saya.

Dan sayangnya, setelah nonton video dia, di point No 6, saya harus sadar diri bahwa ikan recehan saya gak bakalan bisa jadi jumbo kayak dia punya.

Jumbo bayangan saya = panjang 80 cm keatas

Tapi tak apalah, disini saya share apa yang saya dapat dari video dia. Saya juga embed video yutup dia diakhir post ini siapa tahu teman2 tertarik. Konten2 dia tentang koi bagus juga lho…

Oke…jadi apa 11 faktor penting yang bisa menunjang pertumbuhan ikan koi kita, dan bahkan bisa tumbuh jadi ukuran jumbo. Kita mulai dari yang pertama…

1. Makanan dan Nutrisi

Ya tentu saja semua berawa dari diet koi kita. seberapa bagus makanan yang kita berikan ke doi, dan juga ketersediaan makan alami dalam kolam ikan koi kita.

Nutrisi paling penting untuk pertumbuhan adalah protein, sama kayak kita manusia. Namun bukan sembarang protein ya, melainkan protein yang berasal dari mahluk air juga.

Bahan utama pembuatan makanan koi kita haruslah berupa bahan2 seperti tepung ikan, tepung udang dll, bukan dari tepung protein hewan darat. Pastikan komposisi proteinnya sebesar 40 – 45% dalam makanan koi kita.

2. Kasih Makan Beberapa Kali Sehari

Ngasih makan beberapa kali sehari dalam porsi kecil membantu untuk memaksimalkan penyerapan nutrisi oleh ikan koi kita. Kata dia, kasih makannya sering2 yakni 6 – 7 kali sehari biar lebih bagus dibanding 2 kali sehari dalam porsi besar.

Seperti yang kita tau, ikan koi ini pencernaannya pendek, yang itu artinya nutrisi yang ada dimakanan tidak bisa diproses secara sempurna melainkan cepat dikeluarkan jadi kotoran.

Nah, maksudnya ngasih makan nya sering2 adalah ikan koi dapet asupan nutrisi secara terus menerus, sepanjang hari. Tentu saja dalam takaran atau porsi sesuai dengan kebutuhan si ikan ya.

Kalau butuhnya misal per ekor 200 gram, ya tinggal bagi saja 200 gram jadi 6 porsi gitu. Jeda makannya kurang lebih 2 jam an lah.

Auto feeder adalah solusi terbaik buat masalah ini.

3. Kualitas Air

Ini sih memang hal yang paling dasar dalam miara ikan, baik itu ikan hias maupun ikan konsumsi. Kita harus menjaga kualitas air supaya level amonia, nitrit, dan nitrate tetap rendah.

Dan selain itu, kita harus menjaga kadar TDS serendah mungkin. Bahkan hal ini adalah hal yang paling penting dalam point kualitas air.

TDS adalah singkatan dari Total Dissolve Solid yang berarti jumlah zat padat terlarut. TDS merupakan indikator dari jumlah partikel atau zat tersebut, baik berupa senyawa organik maupun non-organik.

4. Penggantian Air Secara Rutin

Hal ini juga adalah point mendasar dalam hal miara ikan koi, penggantian air memanglah wajib. Kurang lebih 10 – 15% ganti air tiap minggu bisa menjaga kualitas air tetap prima dan dengan itu, membantu pertumbuhan koi jadi ukuran jumbo.

Penggantian air juga merupakan salah satu cara untuk menurunkan kadar TDS dalam air kolam koi kita. Dan semakin rendah TDS dalam kolam koi, sama dengan semakin cepat ikan kita bisa tumbuh kan?

5. Suhu Air

Suhu air juga merupakan faktor penting dalam untuk pertumbuhan ikan koi jumbo, untuk pertumbuhan yang maksimal, kita mau suhu yang lebih tinggi dibanding suhu air biasa.

Untuk ikan koi yang berumur dibawah 2 tahun, kita mau suhu air berkisar antara 24 hingga 26 derajat celcius, sedangkan untuk ikan yang umurnya sudah lebih dari 2 tahun, suhu air bisa dijaga dikisaran 23 – 24 derajat saja.

Catatan dari dia, kalau anda pake heater, selalu kasih ekstra aerasinya, sebab semakin panas air, maka semakin sedikit dia mampu mengikat oksigen (dia tuh air)

6. Faktor Genetik

Nah ini nih yang bikin patah hati, sebab meskipun semua hal sudah bener, air kinclong, pakan mewah, suhu anget, dan lain2nya…tapi kalo emang nenek moyangnya kecil, ya gak bakal jadi jumbo.

Ini lho yang bikin ikan koi asli Jepang harganya selangit, masalahnya keturunannya bagus. Saya nggak bilang kalau koi lokal jelek semua lho ya…banyak juga yang bagus2 kok. Mungkin koi lokal yang bagus itu juga keturunan dari koi asli Jepang kali ya?

Emang ada koi yang gak asli turunan koi jepang? lha kan asal nenek moyangnya emang dari sono kan ya?

7. Ukuran Kolam dan Populasi

Wah kalau ini juga memang point utama, ukuran kolam sangat pengaruh pada pertumbuhan koi. Bahkan meskipun ikan kita adalah keturunan bagus, tapi kalau ruang hidupnya “uyel2an”…maka kemungkinan jadi ikan koi jumbo pun menurun.

Ukuran kolam ini termasuk luas dan kedalamannya. Semakin luas dan dalam maka semakin bagus. Idealnya afalah untuk seekor ikan, butuh air sekitar 2000 liter.

Kalau kita lihat video yutup tentang peternakan koi di Jepang atu di Blitar, rata2 peternak pake kolam tanah atau sawah untuk pembesaran ikan koi mereka.

Ini selain hubungannya sama mineral2 yang ada ditanah, juga karena ukuran kolam tanah yang luas dengan populasi yang tidak padat.

8. Kadar Oksigen

Meskipun kata peternak koi jepang ini oksigen bukanlah penentu pertumbuhan ikan koi jumbo, namun oksigen adalah kebutuhan utama untuk hidup ikan.

Maka lebih baik jika kita menggunakan aerator untuk supply oksigen yang memadai bagi ikan koi kita. Terutama jika kolam kita pake heater seperti yang kita mention diatas di point no.5 tentang suhu air.

9. Usia Koi

Ikan koi yang usianya masih muda cenderung tumbuh lebih cepat dibanding koi yang audah tua. Hal ini tidak peduli seberapa bagusnya pakan dan kualitas air kolam koi kita.

Maka dari itu, pastikan kita memberikan pakan bernutrisi dan kondisi air terbaik pada ikan koi kita dimasa muda nya agar bisa jadi ikan koi jumbo di kelak kemudian hari.

10. Jenis Kelamin

Jenis kelamin katanya tidak begitu ngaruh pada proses pertumbuhan, namun banyak dijumpai kalau ikan koi jantan yang masih berumur dibawah 2 tahun akan tumbuh lebih cepat dibanding koi betina.

Namun tidak bisa dipungkiri bahwa koi betina lah yang akan tumbuh jadi ikan koi jumbo pada akhirnya. Memang sudah seperti itu takdirnya, cewek pasti gendut2 dan gede2…untuk ikan koi maksudnya.

11. Arus Air

Banyak orang yang beranggapan bahwa semakin kencang arus air kolam koi kita, maka semakin cepat pula pertumbuhan ikan koi jumbo.

Ini mungkin tidak sepenuhnya benar mengingat bahwa, kolam lumpur peternak koi di Jepang atau di Blitar itu hampir tidak ada arus airnya lho. Tapi lihat pertumbuhannya…mantab juga kan?

Namun arus air memang penting untuk menjaga sirkulasi air dikolam kita, terutama untuk menjaga kebersihan kolam koi dari kotoran dan menyebarkan oksigen terlarut keseluruh kolam.

Video Cara Supaya Ikan Koi Jumbo

Link videonya disini: https://www.youtube.com/watch?v=6WZ7mPfUDMg&t=4s

Oke, setelah tau apa saja faktor2 untuk pertumbuhan ikan koi jumbo, bagaimana pendapat anda. Mari kita saling berbagi pengalaman dan pendapat dikolom komentar ya. Terima kasih…