Jenis ikan koi dibedakan berdasarkan warna, pola dan bentuk sisik pada tubuhnya. Warna yang dominan diantaranya adalah merah, putih, hitam, oranye, kuning, dan cream. Berikut adalah beberapa jenis ikan koi yang populer dipasaran.

  1. Kohaku
  2. Sanke / Taisho Sanshoku
  3. Showa / Showa Sanshoku
  4. Tancho
  5. Chagoi
  6. Asagi
  7. Utsurimono
  8. Bekko
  9. Goshiki
  10. Shusui
  11. Kinginrin
  12. Kawarimono
  13. Ogon
  14. Kumonryu
  15. Ochiba
  16. Koromo
  17. Hikari-moyomono
  18. Kikokuryu
  19. Koi Kupu-kupu
  20. Koi Doitsu
  21. Shiro Utsuri

Jenis2 diatas tidaklah semua yang ada, namun hanya merupakan garis besar saja. Ada buanyak buanget jenis ikan koi yang namanya tergantung sama yang ngasih, yakni peternaknya. Kalau mereka mau ngasih nama ikan koi bambang juga bebas2 saja.

Seperti yang mungkin kita semua sudah tahu, kalau ikan koi yang penuh warna dan corak indah itu adalah hasil rekayasa inbreeding ikan karper yang kemudian menghasilkan ikan dengan warna warni yang indah mencolok.

Para breeder atau peternak ikan koi masih mengembangkan ikan koi sampai sekarang, sehingga masih menghasilkan koi jenis baru yang beda sama sekali dengan pendahulunya. Makanya, list jenis ikan koi ini tidaklah akurat, karena masih berkembang jenis2 baru ikan hias air tawar ini.

Pada dasarnya ada 3 koi utama atau yang disebut sebagai “gosanke”, yakni Kohaku, Sanke, dan Showa. Dari 3 jenis ini berkembang ratusan jenis koi yang sekarang bisa dinikmati diseluruh dunia. Baik, mari kita kenalan sama yang pertama…

1. Koi Kohaku

jenis ikan koi kohakuimg: https://www.narita-koi.com/

Koi jenis kohaku punya warna dominan putih dengan pola tubuh berwarna merah,  pada dasarnya seperti gambar diatas lah. Kohaku dipercaya merupakan salah satu ikan koi pertama yang dikembangkan dari ikan karper.

Koi Kohaku pertama kali dikembangkan pada akhir abad ke-19.

2. Koi Sanke

ikan koi jenis sanke

Koi jenis sangat mirip dengan kohaku, yakni punya warna dominan putih dengan marking merah. Namun pada koi jenis sanke ada tambahan marking hitam kecil atau yang disebut sumi.Varietas ini pertama kali dipamerkan pada tahun 1914 oleh peternak koi Gonzo Hiroi, pada masa pemerintahan Kaisar Taishō.

3. Koi Showa

ikan koi jenis showa

Shōwa Sanshoku (atau Showa Sanke) adalah koi dengan warna dasar hitam dengan marking merah dan putih. Showa Sanke pertama dipamerkan pada tahun 1927, pada masa pemerintahan Kaisar Shōwa.

Pada perkembangannya, warna putih pada koi showa cenderung lebih banyak daripada yang asli, makanya sekarang koi showa cenderung lebih mirip menuju ke sanke.

4. Koi Tancho

ikan koi tancho jenis asagi

Koi tancho adalah koi apa pun dengan bercak bulat merah di kepalanya. Ikan tersebut bisa jadi jenis Tanchō Shōwa, Tanchō Sanke, atau bahkan Tanchō Goshiki, selama punya marking dikepalanya, maka embel2 tancho akan disematkan padanya.

Dinamai dari burung bangau mahkota merah Jepang (Grus japonensis), yang juga memiliki bintik merah di kepalanya. Ada juga yang bilang kalo ulatan merah pada koi tancho melambangkan bendera Jepang.

5. Chagoi

ikan koi jenis chagoi

Ikan coklat “berwarna teh”, warna koi ini bervariasi dari hijau pucat zaitun-kusam atau coklat hingga tembaga atau perunggu dan baru-baru ini, warna oranye yang lebih gelap dan lembut.

Terkenal karena sifatnya yang jinak, ramah dan ukurannya yang besar, ini dianggap sebagai tanda keberuntungan di kalangan pemelihara koi.

6. Asagi

koi jenis asagi

koi berwarna biru muda di atas dan biasanya merah di bawah, tetapi juga kadang-kadang kuning pucat atau krem, umumnya di bawah gurat sisi dan di pipi. Nama Jepangnya berarti biru kehijauan pucat, warna daun bawang, atau nila.

7.Utsurimono

koi Utsurimono

Utsurimono adalah koi hitam dengan corak warna putih, merah, atau kuning, dengan pola warna zebra. Bentuk tertua yang dibuktikan adalah bentuk kuning, yang disebut “tanda hitam dan kuning” (Kuro ki madara) pada abad ke-19, tetapi dinamai Ki Utsuri oleh Elizaburo Hoshino, seorang peternak koi awal abad ke-20.

Versi merah dan putih masing-masing disebut Hi Utsuri dan Shiro Utsuri. Kata utsuri artinya mencetak (tanda hitamnya mengingatkan pada noda tinta). Secara genetik sama dengan Showa, tetapi tidak memiliki pigmen merah (Shiro Utsuri) atau pigmen putih (Hi Utsuri / Ki Utsuri).

8. Bekko

Koi bekko shiro

Bekko adalah koi berkulit putih, merah, atau kuning dengan tanda hitam sumi. Nama Jepangnya berarti “cangkang kura-kura”. Varietas putih, merah, dan kuning masing-masing disebut Shiro Bekko, dan Ki Bekko.

9. Goshiki

ikan koi jenis goshiki

Goshiki adalah koi gelap dengan pola hi merah (gaya Kōhaku). Nama Jepangnya berarti “lima warna”. Tampak mirip dengan Asagi, dengan sedikit atau tanpa hi di bawah gurat sisi dan pola Kōhaku Hi pada sisik reticulated (pola jala).

Warna dasar dapat berkisar dari hampir hitam hingga sangat pucat, biru langit.

10. Shusui

ikan koi jenis shusui

Shusui berarti “hijau musim gugur”; Shūsui diciptakan pada tahun 1910 oleh Yoshigoro Akiyama dengan menyilangkan Asagi Jepang dengan ikan mas cermin Jerman.

Ikan ini tidak memiliki sisik, kecuali satu baris sisik cermin besar di punggung, memanjang dari kepala ke ekor. Jenis Shūsui yang paling umum memiliki warna pucat, biru langit / abu-abu di atas gurat sisi dan merah atau oranye (dan sangat, sangat jarang kuning cerah) di bawah gurat sisi dan di pipi.

11. Kinginrin

jenis ikan koi Kinginrin

Kinginrin adalah koi dengan sisik metalik (berkilauan, tampak seperti serpihan logam). Nama diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris sebagai “sisik emas dan perak” sering disingkat Ginrin.

Versi Ginrin ada di hampir semua varietas koi lainnya, dan mereka cakep2. Sisiknya yang berkilau dan berkilauan kontras dengan kulit dan sisik metalik yang halus, rata seperti yang terlihat pada varietas Ogon.

Baru-baru ini, karakteristik ini telah digabungkan untuk membuat varietas ginrin Ogon baru.

12.Kawarimono

ikan koi jenis kawarigoi

Kawarimono adalah istilah “penampung-semua” untuk koi yang tidak dapat dimasukkan ke dalam salah satu kategori lain. Ini adalah kategori campuraduk, dan banyak varietas baru koi bersaing dalam kategori yang satu ini. Ia juga dikenal sebagai kawarigoi

13. Jenis Ikan Koi Ogon

koi yamabuki ogon

Jenis ikan koi Ogon adalah koi metalik dengan satu warna saja (hikarimono). Warna yang paling sering ditemui adalah emas, platinum, dan oranye. Spesimen warna krim sangat jarang.

Ogon berkompetisi dalam kategori Kawarimono dan nama Jepangnya berarti “emas”. Varietas ini diciptakan oleh Sawata Aoki pada tahun 1946 dari ikan mas liar yang ditangkapnya pada tahun 1921.

14. Kumonryu

ikan koi kumonryu

Kumonryu secara harfiah berarti “sembilan naga bertato” adalah ikan bersisik doitsu hitam dengan tanda putih melengkung. Polanya dianggap mengingatkan pada lukisan naga dengan tinta Jepang. Mereka terkenal berubah warna sesuai musim.

Kumonryu bersaing dalam kategori Kawarimono kalau dalam ajang kontes.

15. Jenis Ikan Koi Ochiba

ikan koi ochiba

Jenis ikan koi Ociba adalah koi biru muda / abu-abu dengan pola tembaga, perunggu, atau kuning (gaya Kohaku), mengingatkan pada daun musim gugur di atas air. Nama Jepangnya berarti “daun-daun berguguran”.

16. Jenis Ikan Koi Koromo

jenis ikan koi koromo

Koromo adalah ikan putih dengan pola gaya Kohaku dengan sisik biru atau hitam hanya di atas pola hi. Varietas ini pertama kali muncul pada tahun 1950-an sebagai persilangan antara Kohaku dan Asagi.

Koromo yang paling sering ditemui adalah Ai Goromo, yang diwarnai seperti Kohaku, kecuali setiap sisik di dalam tambalan merah memiliki warna biru atau tepi hitam untuk itu.

Yang kurang umum adalah Budo-Goromo, yang memiliki hamparan hi lebih gelap (merah anggur) yang memberikan tampilan tandan anggur. Yang sangat jarang terlihat adalah Tsumi-Goromo, yang mirip dengan Budo-Goromo, tetapi pola hinya berwarna merah anggur gelap sehingga tampak hampir hitam.

17. Hikari-Moyomono

Hikarimoyo koi

Hikari moyo adalah koi dengan marking berwarna di atas kulit berwarna logam atau dua warna metalik.

18. Kikokuryu

Ikan Koi Kikokuryu

Kikokuryu secara harfiah berarti “berkilau” atau “naga hitam berkilauan”) adalah versi Kumonryu yang berkulit metalik.

19. Butterfly Koi

butterfly koi

Butterfly koi adalah hibrida koi dan ikan mas Asia (konon ikan kumpay asal Indonesia) dengan sirip yang panjang. Beragam warna bergantung pada stok koi yang digunakan untuk menyeberang.

Jenis ikan koi ini dianggap oleh beberapa orang ahli bukan termasuk dalam nishikigoi. Alias koi abal2…mungkin gitu. Terserah mereka…

20. Jenis Ikan Koi Doitsu-goi

Ikan koi doitsu

Koi doitsu berasal dari perkawinan silang berbagai varietas mapan dengan ikan mas Jerman “tanpa sisik” (umumnya, ikan dengan hanya satu garis sisik di setiap sisi sirip punggung).

Ada empat tipe utama pola skala Doitsu. Jenis yang paling umum (disebutkan di atas) memiliki deretan sisik yang dimulai di depan sirip punggung dan berakhir di ujung sirip punggung (di sepanjang kedua sisi sirip).

Jenis kedua memiliki deretan sisik yang dimulai dari pertemuan kepala dengan bahu dan sepanjang ikan (sepanjang kedua sisi).

Jenis ketiga sama dengan yang kedua, dengan tambahan garis sisik (seringkali cukup besar) di sepanjang gurat sisi (sepanjang sisi) ikan, juga disebut sebagai “koi cermin”.

Tipe keempat (dan paling langka) disebut sebagai “armor koi” dan seluruhnya (atau hampir) ditutupi dengan sisik yang sangat besar yang menyerupai pelat baju besi. Ini juga disebut Kagami-goi, atau cermin ikan mas.

21. Shiro Utsuri

Koi jenis shiro utsuri

Salah satu jenis ikan koi yang favorit adalah Koi Shiro Utsuri. Koi Shiro Utsuri adalah koi yang memiliki warna Hitam Putih. Berbeda dengan sudara nya jenis Shiro Bekko, Koi Shiro Utsuri memiliki sebaran warna hitam sampai ke daerah kepala.

Banyak kan? dan sebenarnya masih banyak lagi jenis ikan koi karena ya itu tadi, masih berkembang sampai sekarang. Jadi…mana jenis ikan koi favoritmu? Tulis dikolom komentar ya…Terima kasih