Kalau anda bosen sama ampas kopi yang mengganggu saat ngupi, atau cuman pengin nyobain cara ngopi yang baru. Berikut adalah 6 alat pembuat kopi manual yang bisa kita cobain buat bikin kopi tanpa ampas dan tanpa repot.

  1. French Press, ini yang paling populer. Sistem kerjanya pake saringan stainles dan di press
  2. AeroPress, sistem kerjanya pake tekanan buat maksa kopi melewati filter kertas
  3. Hario V60, banyak dijumpai di cafe2 nih. sistem kerjanya kopi menetes lewat saringan kertas
  4. Chemex, hampir sama denganV60, cuman wadahnya beda bentuk dan kapasitas
  5. Moka Pot, sistem kerjanya vacuum akibat panas yang memaksa air kopi untuk melewati saringan
  6. Siphon, hampir sama dengan moka pot, cuman lebih bagus bentuknya

Itu semua adalah alat2 manual ya, kalau yag otomatis atau semi beda lagi ceritanya. Kalau mau langsung ke pokok pembahasan alat2 tadi, bisa langsung klik number list diatas biar nyekrol langsung ke point pembahasan.

Alat Pembuat Kopi Manual

Sebelum kita bahas satu persatu lengkap dengan cara pake alat pembuat kopi manual, kita ngobrol2 dulu masalah brewing methods ya. Apa sih brewing coffee itu? kenapa harus di brew?

Brewing kopi adalah istilah yang bisa di artikan menjadi “penyeduhan kopi”, meskipun arti brewing itu sendiri bukanlah menyeduh. Tapi kadang ada istilah2 bahasa inggris yang susah dijelaskan pake bahasa Indonesia. tapi yang penting kita paham lah.

Kalau saya sendiri sih mengartikan brewing kopi ini sebagai proses menyaring ampas kopi biar gak ganggu saat minum. It’s that simple saja kalau saya, namun jangan salah ya, beda metode penyaringan beda pula hasilnya lho.

Meskipun yang diproses itu adalah dari biji kopi yang sama, tapi bisa jadi aroma, body note dan kekuatan rasa nya beda.

Ada 3 prinsip kerja dari alat pembuat kopi manual yang kita bahas disini yakni:

  1. Pour Over, atau tuang dan saring, ada juga yang sebut sebagai sistem perkolasi. Yang termasuk dalam metode ini adalah alat Hario V60 dan Chemex.
  2. Immersion atau rendam. Yang termasuk dalam metode ini adalah alat french press dan aeropress. Kopi tubruk itu pake metode immersion, cuman kan dia gak pake alat.
  3. Pressurized atau pake tekanan, aeropress itu juga pake tekanan, tapi di kombinasi sama rendaman. Sedangkan moka pot dan siphon juga pake tekanan yang diakibatkan panas dari api pemanas, ada yang menyeebut tekanan yang dihasilkan oleh panas sebagai sistem dekoksi.

Masing2 prinsip kerja tersebut menghasilkan koi yang beda2 lho, mau itu kopi arabica atau robusta tetep beda. Ayolah kita bahas satu2 alat membuat kopi manual serta detail2 lainnya. Kita mulai dari yang paling simple dulu saja ya.

1. French Press

alat kopi manual french pressPada dasarnya, french press bekerja dengan merendam kopi dalam air panas dan kemudian menekannya dengan saringan supaya bubuk kopi terpisah dengan air sari kopi. Saringan biasanya dibuat dari bahan stainless steel mesh dengan kerapatan yang beda2, tergantung sama merk nya.

Alat yang paling populer diantara semua, ya memang masuk akal sih kalau dia populer. Bikin kopi pake french press ini paling mudah diantara alat2 kopi yang lain, dan juga bisa bikin banyak gelas sekaligus. Hemat waktu dan bisa barengan sama yang lain nyruput kopinya.

Cara membuat kopi dengan french press:

  1. Giling biji kopi dengan tingkat kekasaran coarse atau setara sama gula pasir gedean dikit lah kira2, semakin halus gilingan kopi, semakin pekat rasanya…
  2. Panaskan alat french press dengan air panas, lengkap sama saringannya ya. ini buat sekalian bersihin kalau ada sisa2 kopi yang dahulu masih ada ini.
  3. Masukkan bubuk kopi kedalam alat dan seduh pake air panas +- 95 celcius, sedikit dibawah suhu air mendidih
  4. Biarkan larutan kopi selama kurang lebih 4 menit supaya ekstraknya keluar semua. boleh ditutup pake tutupnya tapi jangan di press dulu.
  5. Goyang2 alat french press nya biar bubuk kopi tenggelam semua.
  6. Tekan hati2 saringannya sampai hampir mentok ke dasar
  7. Enjoy!

Pros:

  • Mudah bangets bikinnya…
  • Bisa bikin untuk beberapa gelas sekaligus, tergantung ukuran pot nya ya
  • French press bisa menghasilkan kopi yang mantabs karena penyaringan yang tidak terlalu rapat. Rasa dan aroma serta kandungan minyak kopi masih terjaga, makanya rasanya bisa hampir sama kayak kopi tubruk. Cuman tanpa ampas…
  • Harganya murah, mulai dari 50 ribuan saja sudah dapet

Cons:

  • Kalau saya pribadi sebel bersihinnya, pasti masih ada bubuk kopi yang masih nyelip disaringannya.
  • Yang kedua adalah penyaringan yang tidak terlalu bersih, beda dengan filter kopi yang berbahan kertas, stainless steel mesh masih menyisakan endapan kopi halus pada dasar gelas
  • Ukurannya lumayan gede, gak ideal kalau mau dibawa traveling.

Jika anda penikmat kopi tubruk yang mau menikmati ngopi tanpa ampas tapi tetap dapet rasa dan aroma yang mantab, maka alat pembuat kopi manual french press ini adalah pilihan yang tepat.

2. Aeropress

alat kopi manual aeropressAlat kopi manual yang kedua ini adalah my personal favorit. Aeropress ini katanya lumayan baru kedatangannya pada dunia perkupian. Baru pada tahun 2005an sang penciptanya, Alan Adler, mengenalkan alat perkopian yang laris manis ini.

Alat pembuat kopi manual ini dibikin dari bahan plastik, saya punya udah jatoh puluhan kali tapi masih survive saja. Ada 3 bagian dari aeropress ini, tabung utama, tutup filter dan plunger / penekan. Pada bagian plunger ini ada karet yang berfungsi sebagai seal supaya air dan udara tidak bocor.

Nah pada saat si plunger ini kita tekan, maka air dan kopi mau gak mau tertekan melewati filter.

Ngomong2 soal filter, saat kita beli aeropress, kita bakal dapat filter bawaan yang bahannya kertas. buanyak banget dapetnya lho. Tapi kalau saya lebih suka pake filter bahan stainless mesh karena saya suka yang mantab2. Filter ini banyak dijual dipasaran.

Cara membuat kopi pake aeropress (inverted methods):

  1. Giling biji kopi dengan tingkat kekasaran medium atau setara sama gula pasir.
  2. Panaskan alat aeropress dengan air panas, jangan lupa pasang dulu plungernya. Karena ini pake metode terbalik/inverted, plunger posisinya dibawah
  3. Kalau kira2 sudah anget, buang airnya
  4. Masukkan bubuk kopi kedalam aeropress dan seduh pelan2 dengan gerakan memutar pake air panas +- 95 celcius, sedikit dibawah suhu air mendidih
  5. Biarkan larutan kopi selama kurang lebih 1 menit
  6. Aduk 5 kali putaran saja, nambah juga boleh sih. Ati2 jangan sampai ambruk…
  7. Pasang tutup filter yang sudah terlebih dahulu dikasih kertas filter
  8. Balik posisi aeropress dan langsung masukkan tutup filter kedalam gelas
  9. Tekan hati2 sampai terdengar bunyi cessss…
  10. Enjoy!

Lihat videonya aja nih biar jelas.

Pros:

  • Mudah dan cepet bikinnya…
  • Ukuran kompak, cocok kalau mau dibawa traveling
  • Material plastik, tidak gampang pecah jadi awet
  • Menghasilkan rasa kopi yang bersih dan kaya rasa
  • Simple banget bersihinnya

Cons:

  • Cuman bisa segelas sekali press…boooo…
  • Harus beli filter terpisah
  • Lumayan mahal harganya, kalo yang asli sekitar 350 ribuan

Bagi anda yang suka dengan karakter kopi full body tapi clean tasting, alat kopi yang satu ini bakalan cocok buat anda. Selling point dari aeropress menurut saya adalah compact size nya yang bisa buat diajak kemana mana.

3. Hario V60

saringan kopi hario v60Alat pembuat kopi manual selanjutnya adalah Hario V60, Hario adalah nama pembuatnya, sedangkan V adalah bentuk cone nya, dan 60 adalah derajat sudut kemiringan cone nya. Katanya sih gitu…ini link ke web mereka.

Pada dasarnya Hario V60 ini bekerja dengan sistem perkolasi atau yang lebih banyak dikenal dengan sistem drip. Ada banyak alat kopi yang pakai sistem drip ini, namun HarioV60 adalah yang paling terkenal diantara mereka.

Bentuknya mirip cangkir, cuman miring 60 derajat kayak corong. Lihat gambar deh…Bahan bikinnya biasanya keramik, tapi banyak juga bajakannya yang pake bahan plastik dan kaca.

Cara membuat kopi pake Hario V60:

  1. Pasang kertas filter kedalam V60
  2. Basahi kertas filter dengan air panas untuk menghilangkan aroma kertas
  3. Buang airnya lalu masukkan bubuk kopi dengan gilingan medium atau kasar
    tuangkan air perlahan2 sampai merata, lalu biarkan dulu 30 detik. Proses ini namanya blooming, atau proses dimana bubuk kopi mengeluarkan karbon doksida
  4. Setelah itu tuang lagi air panas secara merata dengan gerakan memutar sampai cangkir penuh
  5. Siap

Untuk persentase berapa air dan berapa kopi tergantung selera saja, banyak informasi yang bisa kita dapat di internet mengenai hal ini. Namun cara yang paling tepat adalah dengan mencoba sendiri sampai ketemu komposisi yang pas buat kita.

Pros:

  • Super simple dan mudah bikinnya
  • Cepat pula bikinnya. paling 2 menit sudah ready
  • Murah harganya, hario V60 dijual dibawah 100 ribu
  • Mudah dibersihkan dan cukup simple untuk dibawa traveling

Cons:

  • Single cup only…boooo
  • Extra cost buat beli kertas filter

Bagi anda yang suka kopi dengan rasa yang halus dan tidak berat, maka alat pembuat kopi manual dengan sistem drip mungkin tepat buat anda.

Hario V60 ini cuman salah satu brand saja, pioneer metode ini lah kira2. Banyak model dan brand lain yang pake sistem brewing drip seperti ini.

4. Chemex

alat pembuat kopi manualBerikutnya adalah Chemex, sebuah teko atau wadah yang dibuat dengan cuakep dari bahan kaca. Konon Chemex ini di ciptakan sejak tahun 1941 oleh Dr. Peter Schlumbohm.

Prinsip kerjanya sama dengan metode pour over yang lain, cuman bedanya adalah pada kapasitas nya. Yang bikin chemex begitu populer adalah model dari wadahnya, begitu klasik dan indah katanya. Mirip kayak pinggul wanita atau jam pasir.

Kalau saya bilang sih biasa saja, malah cenderung merepotkan dan gak praktis.

Cara bikin kopi pakai chemex ini sama persis dengan alat pour over seperti Hario V60, hanya saja kertas filter yang dipakai jauh lebih besar karena memang kapasitasnya juga besar.

Pros:

  • Designnya yang klasik mungkin anda suka
  • Bisa bikin kopi sekaligus banyak

Cons:

  • Mahal harganya, baik wadahya maupun kertas filternya
  • Tidak portable karena ukurannya

Hampir sama dengan sistem pour over lainnya, Chemex bisa menghasilkan brewed coffee yang halus dan bersih. Dan karena kertas filter yang dipakai lebih tebal/berat, metode ini bisa menghasilkan aroma yang lebih manis dan tidak asam pada kopi anda.

5. Moka Pot

alat kopi manual moka potMoka pot ini konon awalnya dipatenkan pada tahun 1933 oleh Alfonso Bialetti. Prinsip kerjanya menggunakan tekanan yang dihasilkan dari pemanasan air pada kompor. Air yang dipanaskan dichamber bawah terpaksa naik ke chamber atas melalui ruang tengah yang berisi bubuk kopi.

Jadi kalau mau bikin kopi pake moka pot harus punya kompor ya…

Kalau sampeyan mau beli moka pot, saya sarankan beli yang berkualitas sekalian ya, jangan kayak saya, beli yang murah2an saja malah gak bisa dipake sebab bocor kompresinya. air gak bisa naik malah yang ada mbrobos dari samping.

Cara membuat kopi pake Moka Pot bisa dilihat di video ini deh, lumayan terkenal di dunia perkupian tuh james hoffmann.

6. Alat Pembuat Kopi Manual Sistem Siphon

Alat yang terakhir adalah Siphon, sebuah alat yang paling ribet dan gimmicky menurut saya. Tampilannya memang menarik dan bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk membuat kopi dan mengesankan teman pada saat yang bersamaan, tetapi ini bisa menjadi sebuah proses yang rempong.

Konon menurut ceritanya, alat ini ditemukan di Jerman pada tahun 1840-an. Bubuk kopi ditambahkan ke bejana atas dan tekanan uap memaksa air panas untuk naik dan merendam kopi. Setelah panas dihilangkan, gravitasi mendorong kopi yang diseduh kembali melalui saringan ke bejana bawah.

Mirip kayak percobaan kimia di laboratorium2 itu lho, keren tapi mmm…not for me. Cara bikin kopi pake sistem siphon dijelaskan di video ini oleh mbak2 centil dari otten coffee.

Kesimpulan:

Bikin kopi memang butuh perjuangan kawan, naik kelas lah dari kopi sachetan ke minimal pake salah satu alat pembuat kopi manual seperti diatas. Kalau gak mau naik kelas ya gak apa2 sih, yang penting tetap ngopi dan pantang menyerah kawan!